Tampilkan postingan dengan label asuransi allianz bayar klaim nasabah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label asuransi allianz bayar klaim nasabah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Desember 2015

Korban Kecelakaan Pesawat AirAsia Masing-masing Dapat Asuransi Rp 2 Miliar dari Allianz

Angga Aliya - detikfinance
Rabu, 31/12/2014 10:52 WIB

//images.detik.com/content/2014/12/31/4/105516_cargoairasiaafp.jpg

Jakarta -Allianz merupakan penanggung utama dari insiden pesawat AirAsia QZ8501. Perusahaan asuransi asal Jerman itu akan membayarkan klaim untuk pesawat dan penumpang pesawat nahas tersebut.

"Allianz sebagai salah satu perusahaan asuransi terkemuka di dunia, merupakan penanggung utama dari Penerbangan AirAsia QZ8501 dan telah mengkonfirmasi akan membayarkan klaim," kata Allianz dalam keterangan tertulis yang diterima detikFinance, melalui pihak agen, Rabu (31/12/2014).

Klaim untuk pesawat diperkirakan sebesar US$ 94 juta. Sementara masing-masing penumpang yang jadi korban, keluarganya dapat santunan US$ 165.000 atau sekitar Rp 2 miliar. 

Tim SAR Gabungan hari ini masih melakukan evakuasi jenazah para korban setelah lokasi diduga jatuhnya pesawat sudah diketahui. Cuaca buruk hari ini sedikit menghambat proses evakuasi.

Sampai saat ini sudah ada enam jenazah yang berhasil dievakuasi ke KRI Bung Tomo. Jenazah akan dibawa ke Pangkalan Bun sebelum diterbangkan ke Surabaya.

Rabu, 14 Januari 2015

Korban AirAsia QZ8501 Peserta BPJS akan Dapat Klaim 48 Kali Gaji

Kamis, 08/01/2015 11:51 WIB

Mega Putra Ratya - detikNews

Jokowi menerima BPJS/Setpres
Jakarta - Korban AirAsia QZ8501 yang menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan akan mendapat klaim sebesar 48 kali gaji.

"Terkait AirAsia, mereka yang terdaftar sebagai peserta kami mendapatkan klaim. Kami bayarkan 48 kali upah mereka," ujar Direktur BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G Masassya usai bertemu Presiden Jokowi di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2015).

Menurut Elvyn, bila gaji korban Rp 10 juta maka klaim yang harus dibayar BPJS Rp 480 juta. "Kalau upahnya Rp 1 juta dapatnya 48 juta," tuturnya.

Jumlah orang di pesawat Airbus A320-200 itu terdiri dari 155 penumpang dan 7 kru. Basarnas hingga hari ini telah menemukan 40 jasad korban.

Pihak maskapai AirAsia menyebut kru tujuan Surabaya-Singapura itu terdiri dari pilot Kapten Iriyanto, Kopilot Remi Emmanuel P, awak kabin Wanti Setiawati, Khairunnisa Haidar Fauzi, Oscar Desano, Wismoyo Ari Prambudi dan teknisi Saiful Rahmat. Jasad Khairunnisa sudah dimakamkan di Palembang dan Wismoyo di Klaten. 

Senin, 05 Januari 2015

Selain AirAsia, Allianz Juga Tanggung Asuransi Dua Pesawat Malaysia Airllines

Angga Aliya - detikfinance

Rabu, 31/12/2014 11:44 WIB

//images.detik.com/content/2014/12/31/4/114656_airasia46.jpgFoto: Reuters
Jakarta -Allianz merupakan penanggung utama dari insiden pesawat AirAsia QZ8501. Perusahaan asuransi asal Jerman itu juga tahun ini sudah menanggung klaim dua pesawat Malaysia Airlines.

Dua pesawat itu adalah MH370 yang hilang di Samudera Hindia Maret silam, dan MH170 yang ditembak jatuh saat terbang di wilayah udara Ukraina pada Juli.

Dengan demikian, kecelakaan pesawat AirAsia ini merupakan insiden terbesar ketiga yang ditanggung Allianz. Salah satu perusahaan asuransi terkemuka sudah menyatakan siap untuk membayar klaim pesawat dan penumpang yang jadi korban.

"Masih terlalu dini untuk berkomentar atas insiden ini. Kami berduka dan tetap mendoakan untuk semua pihak yang terkena imbas dari kecelakaan ini," kata Allianz dalam keterangan tertulis yang dikutip Reuters, Rabu (31/12/2014).

Klaim untuk pesawat diperkirakan sebesar US$ 94 juta. Sementara masing-masing penumpang yang jadi korban, keluarganya dapat santunan US$ 165.000 atau sekitar Rp 2 miliar.

Tim SAR Gabungan hari ini masih melakukan evakuasi jenazah para korban setelah lokasi diduga jatuhnya pesawat sudah diketahui. Cuaca buruk tadi pagi sedikit menghambat proses evakuasi.

Sampai saat ini sudah ada enam jenazah yang berhasil dievakuasi ke KRI Bung Tomo. Jenazah akan dibawa ke Pangkalan Bun sebelum diterbangkan ke Surabaya.

AIRASIA HILANG: Asuransi Allianz Bakal Tanggung AirAsia QZ8501



Bisnis.com, HONGKONG - Korporasi asuransi asal Jerman, Allianz, dipastikan menjadi penanggung dalam kecelakaan pesawat Airbus A320-200 AirAsia dengan nomor penerbangan QZ8501 yang hilang di perairan Belitung.

“Kami bisa mengkonfirmasi bahwa Allianz Global Corporate & Specialty UK adalah reasuradur utama bagi rangka pesawat dan asuransi kewajiban ,” kata juru bicara Allianz dalam keterangannya kepada Reuters, Senin (29/12/2014).

Pihak Allianz menolak untuk memberi pernyataan mengenai jumlah eksposur (risiko kerugian) terkait pesawat jurusan Surabaya-Singapura berpenumpang 162 orang yang diketahui hilang pada Minggu (28/12) tersebut.

“Terlalu dini untuk berkomentar mengenai kecelakaan pada tahap ini, kecuali mengatakan perhatian dan belasungkawa terhadap mereka yang terkena dampak dari hilangnya penerbangan ini,” kata Allianz.

Kantor berita Reuters sendiri menghitung pembayaran paling sedikit untuk menjamin kecelakaan ini mencapai sekitar US$100 juta (sekitar Rp1,2 triliun). Allianz dan perusahaan yang menjalin kerja sama koasuransi akan membayar tagihan untuk biaya hilangnya AirAsia dan pembayaran kepada keluarga penumpang.

Harga Airbus 320 sendiri diperkirakan mencapai US$94 juta serta taksiran kewajiban terhadap penumpang (passenger liability) diperkirakan mencapai US$27 juta untuk 162 penumpang (per orang diperkirakan $165.000).

Reuters mengutip satu laporan dari Allianz yang menjelaskan bahwa kecelakaan pesawat tercatat menjadi empat dari 10 teratas klaim asuransi utama yang tidak terkait dengan bencana alam sejak Januari-Agustus 2014.

Sementara itu, perusahaan pialang asuransi yang bekerjasama dengan AirAsia adalah JLT (Jardine Lloyd Thompson) Group yang berbasis di Inggris.